Pasar Kripto Babak Baru
Delvin Wijaya
| 24-08-2026

· Science Team
Pembaca, pasar cryptocurrency atau aset kripto sedang memasuki salah satu fase paling menentukan dalam perkembangannya.
Jika sebelumnya pergerakan aset digital sering dikaitkan dengan spekulasi dan lonjakan harga yang sulit diprediksi, kondisi saat ini terlihat jauh lebih kompleks.
Kebijakan ekonomi global, perubahan regulasi, perkembangan teknologi blockchain, hingga meningkatnya keterlibatan institusi keuangan mulai memainkan peran besar dalam menentukan arah pasar.
Bagi siapa pun yang memiliki aset kripto, sedang mempertimbangkan untuk berinvestasi, atau sekadar ingin memahami perkembangan industri ini, berbagai data terbaru layak diperhatikan. Perubahan kecil dalam kebijakan ekonomi maupun sentimen investor dapat memberikan dampak besar terhadap harga aset digital dalam waktu singkat.
Thomas Perfumo, Global Economist di Kraken, menyoroti bagaimana kondisi ekonomi makro dan meningkatnya adopsi secara luas ikut memengaruhi pasar aset digital. Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa cryptocurrency semakin terhubung dengan sistem keuangan global, bukan lagi sekadar fenomena teknologi yang berdiri sendiri.
Bitcoin Masih Menjadi Pusat Perhatian
Bitcoin tetap menjadi salah satu indikator utama untuk membaca kondisi pasar kripto secara keseluruhan. Ketika Bitcoin bergerak tajam, aset digital lainnya sering kali ikut mengalami perubahan harga karena sentimen investor terhadap pasar secara umum masih sangat dipengaruhi oleh pergerakan aset terbesar ini.
Pada awal Juni, Bitcoin sempat diperdagangkan di kisaran 61.000 hingga 61.300 dolar AS setelah sebelumnya mengalami tekanan dan turun di bawah level 60.000 dolar AS. Harga kemudian berusaha mengalami pemulihan, tetapi kondisi pasar masih menunjukkan tingkat ketidakpastian yang cukup tinggi.
Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar cryptocurrency berada di sekitar 2,2 triliun dolar AS. Sementara itu, volume transaksi harian seluruh aset kripto mencapai sekitar 89 miliar dolar AS.
Bitcoin sendiri memiliki kapitalisasi pasar sekitar 1,23 triliun dolar AS. Dominansinya berada di kisaran 55 hingga 58 persen dari total kapitalisasi pasar kripto. Angka tersebut menunjukkan bahwa meskipun industri aset digital semakin beragam, Bitcoin masih memiliki pengaruh yang sangat besar.
Sejumlah analis teknikal juga memperhatikan kemampuan Bitcoin dalam mempertahankan posisinya di atas rata-rata pergerakan 200 hari. Indikator ini sering menjadi perhatian pelaku pasar karena dapat memberikan gambaran mengenai kecenderungan harga dalam jangka lebih panjang.
Ethereum Menghadapi Tantangan Berbeda
Di balik dominasi Bitcoin, Ethereum juga menjadi perhatian besar. Sebagai cryptocurrency terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar, Ethereum memiliki posisi penting dalam ekosistem smart contract, decentralized finance, serta berbagai aplikasi berbasis blockchain.
Kapitalisasi pasar Ethereum berada di kisaran 196 hingga 201 miliar dolar AS, sementara kontribusinya terhadap keseluruhan pasar kripto berada di sekitar 9 persen.
Namun, Ethereum menghadapi tekanan tersendiri. Dalam beberapa pekan terakhir, terjadi arus dana keluar dari exchange-traded fund atau ETF Ethereum spot. Kondisi tersebut dapat mencerminkan perubahan strategi sebagian investor institusional ketika mereka mengevaluasi kembali eksposur terhadap aset digital di tengah ketidakpastian ekonomi.
Meskipun fundamental Ethereum tetap berkaitan erat dengan perkembangan aplikasi blockchain, pergerakan harganya dalam periode tersebut terlihat lebih lemah dibandingkan Bitcoin.
Stablecoin Justru Menjadi Penggerak Besar Aktivitas Pasar
Salah satu perkembangan paling menarik datang dari stablecoin. Berbeda dari cryptocurrency yang harganya dapat berubah secara signifikan, stablecoin dirancang untuk mempertahankan nilai yang relatif stabil terhadap aset acuan tertentu.
Total kapitalisasi pasar stablecoin telah mencapai sekitar 311 hingga 312 miliar dolar AS. Jumlah tersebut setara dengan lebih dari 14 persen dari keseluruhan pasar cryptocurrency.
Yang lebih mengejutkan adalah kontribusinya terhadap volume perdagangan. Stablecoin menyumbang sekitar 74,5 miliar dolar AS dalam aktivitas transaksi harian, atau lebih dari 83 persen dari total volume perdagangan kripto.
Data tersebut memperlihatkan bahwa stablecoin bukan lagi sekadar produk pelengkap. Aset ini telah berkembang menjadi salah satu fondasi utama likuiditas pasar digital. Stablecoin banyak digunakan dalam aktivitas perdagangan, pemindahan dana, serta sebagai penghubung antara sistem keuangan tradisional dan ekosistem blockchain.
Regulasi Kripto Mulai Memasuki Tahap yang Lebih Serius
Perubahan besar lainnya terjadi pada sisi regulasi. Berbagai negara mulai membangun kerangka aturan yang lebih jelas untuk mengatur aset digital, penyedia layanan kripto, serta aktivitas berbasis blockchain.
Di Amerika Serikat, pembahasan mengenai Digital PARITY Act menjadi salah satu perkembangan yang menarik perhatian. Rancangan tersebut berkaitan dengan modernisasi aturan perpajakan untuk aset digital, termasuk perlakuan pajak terhadap validator serta upaya mengurangi beban kepatuhan bagi pengguna.
Di saat yang sama, pembahasan mengenai kerangka pengawasan stablecoin di tingkat federal juga terus berkembang.
Sementara itu, Eropa melanjutkan penerapan Markets in Crypto-Assets Regulation atau MiCA. Aturan tersebut berfokus pada transparansi, perlindungan konsumen, serta persyaratan perizinan bagi penyedia layanan aset kripto.
Semakin jelasnya aturan dapat menjadi tantangan bagi perusahaan yang sebelumnya beroperasi dengan standar yang lebih longgar. Namun, bagi pengguna, regulasi yang lebih terstruktur berpotensi menciptakan lingkungan yang lebih mudah dipahami.
Aset Dunia Nyata di Blockchain Tumbuh Pesat
Ketika cryptocurrency utama menghadapi tekanan harga, sektor lain justru menunjukkan perkembangan yang sangat menarik. Salah satunya adalah tokenized real-world assets atau RWA.
RWA merupakan representasi aset dunia nyata yang diterbitkan dalam bentuk token di jaringan blockchain. Aset tersebut dapat mencakup obligasi, properti, maupun berbagai instrumen keuangan yang menghasilkan imbal hasil.
Nilai sektor ini dilaporkan meningkat sekitar 589 persen sejak awal periode sebelumnya. Pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa penggunaan blockchain mulai bergerak melampaui transaksi cryptocurrency.
Institusi keuangan juga semakin memperhatikan RWA karena teknologi ini dapat menjadi jembatan antara sistem keuangan konvensional dan infrastruktur blockchain. Jika tren tersebut berlanjut, tokenisasi aset dunia nyata berpotensi menjadi salah satu perkembangan paling penting dalam industri aset digital.
Risiko Tetap Tidak Boleh Diabaikan
Di balik perkembangan teknologi, meningkatnya adopsi, dan semakin jelasnya regulasi, risiko dalam cryptocurrency tetap tinggi.
Harga aset digital dapat berubah secara drastis dalam hitungan jam. Data ekonomi, keputusan bank sentral, tingkat inflasi, perubahan ekspektasi suku bunga, hingga perubahan sentimen investor dapat memberikan pengaruh besar terhadap harga.
Kondisi kebijakan moneter yang ketat serta kekhawatiran mengenai inflasi juga dapat membuat investor menjadi lebih berhati-hati dalam menempatkan dana pada aset berisiko.
Karena itu, kenaikan harga pada masa lalu tidak dapat dijadikan jaminan bahwa kinerja serupa akan terjadi kembali. Bahkan aset yang sudah sangat dikenal sekalipun tetap memiliki kemungkinan mengalami penurunan tajam.
Aturan Global Semakin Terhubung
Pengawasan terhadap industri kripto juga semakin melibatkan kerja sama lintas negara. Berbagai lembaga regulator mulai memperkuat koordinasi untuk mengawasi stablecoin dan transaksi aset digital yang melibatkan lebih dari satu wilayah hukum.
Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa perusahaan aset digital akan semakin sulit mengandalkan perbedaan aturan antarnegara untuk menjalankan aktivitas tanpa pengawasan yang memadai.
Bagi pengguna dan investor, koordinasi tersebut dapat menjadi perkembangan positif dalam jangka panjang. Standar yang lebih konsisten berpotensi memberikan perlindungan lebih baik sekaligus membuat aturan industri menjadi lebih mudah dipahami.
Apakah Kesabaran Justru Menjadi Strategi Paling Berharga?
Pasar cryptocurrency saat ini sudah jauh berbeda dibandingkan beberapa tahun lalu. Industri tersebut telah berkembang menjadi ekosistem bernilai triliunan dolar yang berinteraksi langsung dengan kebijakan ekonomi, sistem keuangan tradisional, perkembangan teknologi, serta regulasi internasional.
Bagi pembaca yang mengikuti perkembangan aset digital, satu hal menjadi semakin jelas: informasi memiliki nilai yang sangat besar.
Daripada mengambil keputusan berdasarkan kepanikan atau euforia sesaat, penting untuk membandingkan informasi dari berbagai sumber terpercaya, memahami biaya transaksi, mengetahui konsekuensi perpajakan, serta mempertimbangkan risiko sebelum mengambil keputusan.
Pasar kripto dapat berubah dengan sangat cepat. Harga bisa bergerak naik ketika sentimen membaik, tetapi tekanan juga dapat muncul tanpa banyak peringatan.
Pada akhirnya, bukan hanya kemampuan membaca grafik yang penting. Kemampuan menjaga disiplin, memahami risiko, dan tidak mudah terbawa suasana dapat menjadi pembeda dalam menghadapi pasar yang penuh perubahan.
Pertanyaannya sekarang, ketika cryptocurrency semakin matang dan semakin terhubung dengan sistem keuangan global, apakah kesabaran justru akan menjadi salah satu strategi yang paling sering diremehkan oleh investor?