5 Gerakan Fleksibilitas
Ditha Anggraeni
| 13-07-2026

· Science Team
Halo Lykkers! Rutinitas kerja modern sering membuat banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam di depan meja.
Duduk dalam posisi yang sama, menatap layar, dan jarang bergerak akhirnya menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari.
Meskipun terlihat sederhana, kurangnya aktivitas fisik selama jam kerja dapat memengaruhi kenyamanan tubuh. Rasa kaku, tubuh terasa kurang bertenaga, hingga menurunnya fokus dapat muncul ketika tubuh terlalu lama berada dalam posisi diam.
Kabar baiknya, Anda tidak membutuhkan waktu lama atau peralatan khusus untuk membantu tubuh tetap aktif. Beberapa gerakan ringan yang dilakukan secara rutin di sela aktivitas kerja dapat membantu menjaga fleksibilitas, mendukung keseimbangan tubuh, dan membuat hari kerja terasa lebih nyaman.
Gerakan berikut dapat dilakukan di kantor, rumah, maupun ruang kerja bersama karena hanya membutuhkan sedikit ruang.
1. Gerakan Leher untuk Mengurangi Ketegangan Setelah Lama Menatap Layar
Aktivitas menggunakan komputer atau perangkat digital dalam waktu lama sering membuat area leher dan bagian atas tubuh terasa tegang. Posisi kepala yang terus mengarah ke layar dapat membuat otot leher bekerja lebih keras.
Salah satu cara sederhana untuk menjaga kenyamanan area tersebut adalah melakukan gerakan mobilitas leher secara perlahan.
Mulailah dengan memutar kepala secara lembut ke arah kanan dan kiri. Lakukan dengan gerakan yang stabil tanpa terburu-buru. Setelah itu, lanjutkan dengan gerakan menundukkan kepala ke depan, mengangkatnya perlahan ke belakang, serta melakukan kemiringan ringan ke setiap sisi.
Gerakan ini membantu menjaga kemampuan bergerak pada area leher dan membuat tubuh terasa lebih rileks setelah duduk dalam waktu lama.
2. Aktivasi Bahu untuk Membantu Menjaga Postur Tubuh
Bahu sering berada dalam posisi yang sama ketika seseorang bekerja di depan meja. Kebiasaan tersebut dapat membuat area bahu terasa kaku dan kurang nyaman.
Latihan sederhana dapat dimulai dengan mengangkat kedua bahu secara perlahan ke arah atas. Tahan beberapa saat, lalu lepaskan secara santai.
Setelah itu, lakukan putaran bahu ke arah depan dan belakang dengan gerakan terkendali.
Gerakan ini membantu mengaktifkan kembali otot bahu yang jarang bergerak selama bekerja. Selain itu, latihan ringan ini juga dapat membantu meningkatkan kesadaran terhadap posisi tubuh sehingga postur saat bekerja menjadi lebih baik.
3. Peregangan Pergelangan Tangan untuk Aktivitas Digital Sehari-hari
Mengetik, menggunakan mouse, atau mengoperasikan perangkat digital membuat tangan dan pergelangan tangan bekerja secara terus-menerus.
Untuk menjaga kenyamanan, Anda dapat melakukan latihan sederhana dengan meluruskan salah satu tangan ke depan. Kemudian, putar pergelangan tangan secara perlahan dalam beberapa arah.
Lanjutkan dengan membuka dan menutup telapak tangan beberapa kali untuk membantu menjaga fleksibilitas.
Lakukan secara bergantian pada kedua tangan agar pergerakan tetap seimbang.
Gerakan kecil ini dapat dilakukan kapan saja, bahkan hanya dalam beberapa menit saat mengambil jeda dari pekerjaan.
4. Aktivasi Kaki Saat Terlalu Lama Duduk
Duduk terlalu lama dapat membuat bagian bawah tubuh kurang aktif bergerak. Meski tidak selalu terasa langsung, kebiasaan tersebut dapat membuat kaki terasa berat dan kurang nyaman.
Salah satu cara mudah untuk mengaktifkan kembali tubuh bagian bawah adalah melakukan gerakan kaki sambil tetap duduk.
Luruskan salah satu kaki ke depan, tahan sebentar, kemudian kembalikan ke posisi awal. Ulangi gerakan tersebut dengan kaki lainnya.
Anda juga dapat menambahkan gerakan mengetukkan kaki secara ringan ke lantai untuk membantu menjaga aktivitas kaki selama bekerja.
Gerakan sederhana ini dapat menjadi pilihan bagi Anda yang memiliki jadwal padat dan sulit meninggalkan meja kerja terlalu sering.
5. Gerakan Jalan di Tempat untuk Menghidupkan Kembali Energi Tubuh
Jika memiliki kesempatan untuk berdiri, gerakan jalan di tempat dapat menjadi pilihan praktis untuk menggerakkan seluruh tubuh.
Berdirilah dengan posisi tegak, kemudian angkat kaki secara bergantian seperti sedang berjalan. Biarkan tangan bergerak secara alami mengikuti irama kaki.
Tidak perlu melakukannya dengan cepat. Fokus utama dari gerakan ini adalah menjaga keseimbangan dan membuat tubuh kembali aktif.
Hanya dengan beberapa menit, gerakan sederhana ini dapat membantu mengurangi rasa kaku setelah duduk lama.
Cara Mudah Memasukkan Gerakan ke Dalam Rutinitas Kerja
Kesibukan sering menjadi alasan seseorang jarang bergerak selama bekerja. Namun, menjaga tubuh tetap aktif tidak selalu membutuhkan waktu panjang.
Anda dapat membuat kebiasaan kecil seperti melakukan peregangan setelah menyelesaikan tugas tertentu, berdiri sejenak di antara pekerjaan, atau memasang pengingat untuk mengambil jeda bergerak.
Mengombinasikan gerakan saat duduk dan berdiri dapat membantu menjaga tubuh tetap seimbang sepanjang hari.
Hal yang paling penting bukan melakukan latihan berat, melainkan membangun kebiasaan bergerak secara konsisten.
Kesimpulan
Bekerja dalam waktu lama di depan meja memang menjadi bagian dari kehidupan modern, tetapi bukan berarti tubuh harus terus berada dalam kondisi pasif.
Gerakan sederhana seperti peregangan leher, aktivasi bahu, latihan pergelangan tangan, gerakan kaki, dan berjalan di tempat dapat membantu menjaga kenyamanan tubuh selama menjalani aktivitas harian.
Dengan meluangkan beberapa menit untuk bergerak secara rutin, Anda dapat membantu menjaga fleksibilitas, meningkatkan rasa nyaman, dan mendukung produktivitas kerja.
Terkadang, perubahan terbesar dalam kesehatan tubuh dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari.