Pesona Keindahan Sumbawa
Ditha Anggraeni
Ditha Anggraeni
| 04-02-2026
Travel Team · Travel Team
Pesona Keindahan Sumbawa
Sumbawa, pulau yang terletak di antara Lombok dan Komodo, menyimpan pesona alam yang jarang diketahui wisatawan.

Lokasi "Sumbawa"

Dari pelabuhan Poto Tano, Anda bisa menyeberang dengan mudah, sementara kedua pesisirnya menawarkan ombak kelas dunia. Dominasi Gunung Tambora yang menjulang tinggi memberi latar spektakuler bagi teluk-teluk liar dan pantai tersembunyi.
Bagi pecinta surfing, Sumbawa adalah "adik" Lombok yang lebih besar dan tenang. Lakey Peak menawarkan ombak A-frame yang legendaris, sementara Maluk menghadirkan barrel yang menantang saat musim kering. Selain itu, pulau-pulau kecil seperti Kenawa dan Satonda mudah dijangkau dengan perahu, memberikan kesempatan untuk island hopping, snorkeling, dan camping di bawah langit penuh bintang. Kuncinya adalah merancang perjalanan di sekitar satu aktivitas utama, surfing, menjelajah pulau, atau trekking air terjun, lalu menyusun transfer yang pendek dan santai.

Gerbang Masuk & Kenawa

Dari Kayangan (Lombok), penyeberangan ke Poto Tano hanya memakan waktu sekitar 1 jam 40 menit. Tiket pejalan kaki dimulai dari IDR 12.800–18.800 (sekitar $1–$2) dengan keberangkatan setiap jam. Dari Poto Tano, perahu kecil membawa Anda ke Pulau Kenawa dalam 15–20 menit. Di sini, Anda bisa berjalan di padang savana, snorkeling, atau camping dengan jejak rendah di alam. Banyak tur sehari menggabungkan Kenawa dengan Paserang dan Kambing, menawarkan pengalaman berenang dan pemandangan garis pantai yang menawan.

Lakey Peak

Lakey Peak adalah surga bagi peselancar menengah hingga mahir. Ombak A-frame-nya memiliki arah kiri dan kanan dari titik lepas yang sama, dengan beberapa spot lain di sekitar yang bisa dipilih untuk sesi bertumpuk. Ombak kanan membutuhkan pasang tertentu, sementara akses mudah dari Bandara Bima (~44 km) memudahkan perjalanan. Musim kering dari Mei hingga Oktober menghadirkan pagi yang bersih sebelum angin bertiup. Penginapan dan surf house yang terjangkau tersedia tepat di teluk, memungkinkan Anda memaksimalkan waktu di ombak.

Air Terjun Moyo

Tak jauh dari Sumbawa Besar, Pulau Moyo menawarkan Air Terjun Mata Jitu yang memukau dengan teras bertingkat dan kolam hijau jernih. Dijuluki "Ratu Air Terjun," spot ini memiliki empat tingkatan dan tujuh kolam, dikelilingi hutan yang teduh. Perahu dari daratan atau liveaboard memungkinkan kunjungan yang nyaman sambil menikmati pantai terdekat seperti Ai Manis, menjadikan pengalaman darat dan laut dalam satu perjalanan.

Danau Satonda

Di utara Tambora, Danau Satonda mengisi kawah vulkanik dengan air berisikan garam tinggi, dikelilingi jalur melingkar dan pantai karang yang menawan. Danau yang terbentuk ribuan tahun lalu ini cocok untuk snorkeling ringan atau berjalan di tepi kawah. Banyak itinerary menggabungkan kunjungan dari Moyo atau Pancasila, menghadirkan kombinasi pemandangan danau biru-hijau dengan perairan yang tenang.
Pesona Keindahan Sumbawa

Trekking Gunung Tambora

Puncak Tambora setinggi 2.851 meter dapat ditaklukkan melalui jalur Pancasila dalam paket 4 hari 3 malam atau 5 hari, lengkap dengan tenda di hutan hingga tepi kaldera raksasa. Operator lokal menangani perizinan, porter, logistik makanan, dan staging dari kota-kota Sumbawa atau Lombok, dengan fleksibilitas sesuai kemampuan grup. Persiapkan diri untuk hari-hari penuh trekking dan dorongan sebelum fajar untuk menyaksikan cahaya kaldera. Pastikan memberi buffer waktu untuk cuaca dan transportasi.

Air Terjun Jereweh

Di dekat Taliwang, Air Terjun Jereweh (juga dikenal sebagai Ai Koa atau Janup) menampilkan tingkatan batu dengan kolam jernih di bawahnya. Lokasi ini mudah dijangkau antara overnight di Kenawa dan hari surfing di Sumbawa Barat, dengan pemandu lokal yang memahami kondisi jalur hutan. Penginapan di sekitar Jelenga dan Taliwang menyediakan informasi jalur terkini serta estimasi waktu perjalanan ke air terjun.

Tips Praktis

- Ferry: Kayangan–Poto Tano berangkat sekitar tiap jam; tiket pejalan kaki mulai dari IDR 12.800–18.800 ($1–$2), kendaraan dikenakan tarif terpisah.
- Bandara: Untuk Lakey Peak, terbang ke Bima (BMU) dan lanjut transfer ~44 km; untuk spot pantai barat, kombinasikan penerbangan ke Lombok dengan ferry dan perjalanan darat.
- Musim: Bulan kering (Mei–Oktober) paling ideal untuk surfing, snorkeling, dan trekking Tambora; bulan transisi tetap bisa memberi pengalaman asalkan jadwal fleksibel.
- Tur sehari: Rute Kenawa–Paserang biasanya termasuk perahu, makan siang, dan perlengkapan snorkeling, menjaga grup tetap kecil dan jadwal santai.

Contoh Hari di Sumbawa

Mulailah pagi dengan ferry ke Poto Tano, langsung meluncur ke Kenawa untuk berjalan di punggung bukit dan berenang. Nikmati makan siang di tepi pantai, lalu kembali untuk menyaksikan matahari terbenam di teluk Maluk. Alternatif lain, dari Bima, simpan tas di Lakey Peak, surfing pagi sebelum angin bertiup, istirahat sebentar, lalu lanjut ke Periscopes atau Nungas untuk sesi kedua di siang hari.

Kesimpulan

Sumbawa bersinar ketika hari Anda diisi oleh satu aktivitas utama, surfing, menjelajah pulau, atau trekking puncak dan waktu bergerak dengan santai di sekitar aktivitas itu. Pertanyaannya adalah: mana yang jadi "anchor" Anda sekarang? A-frame pagi di Lakey, putaran ridge dan reef di Kenawa, atau horizon kaldera Tambora? Tentukan satu, dan sisanya akan jatuh rapi tanpa terburu-buru.

Simak Video "Keindahan Sumbawa"

Video By "DOYAN WISATA"